Berita

Prodi Ners Stikes Muhammadiyah Sidrap Sukses menyelenggarakan Webinar

Program Studi Ners STIKES MUHAMMADIYAH Sidrap bekerja sama dengan DPK PPNI STIKES MUHAMMADIYAH SIDRAP & RS ANUGRAH Kabupaten Sidenreng Rappang menyelenggarakan kegiatan seminar keperawatan dengan tema “Peran Perawat Komunitas Masyarakat Pedesaan dengan Penguatan Spritual pada Masa New Normal” Kegiatan ini berjalan lancar dan sukses.

Dalam seminar keperawatan ini, hadir 2 narasumber yaitu Bapak Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kes (Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Universitas Muhammadiyah Surakarta) dan Ns. Muhlis Katili, S.Kep ( Co – Founder & Direktur PT Karya Medika Utama)

Peserta yang melakukan registrasi sebanyak  956 orang. Kegiatan ini juga terselenggara berkat dukungan dengan 17 sponsor yang berasal dari berbagai usaha diantaranya Bola Bello, Fajar Holistic Care, Karya Marannu, Al Haris Holistic Care, Accunk46, Bouquet_Corner, elsyamboutique, Zaki's foody, Poch_Kitchen, Sidenreng Wound Care, Viola Studio Foto, MCTV, Media Online Kompak, Bidik Nasional, New Post, Buruh Tinta, LP2TK INDONESIA

Kegiatan Berlangsung pada hari Ahad  pukul 08.30 - 12.00 wita, di Pandu oleh Master of Ceremony Ns. Sri Sakinah, M.Kep dan Moderator Ns. Sulaeman. M.Kep. Ketua Panitia Ns. Asnuddin, M.Kes menyampaikan kegiatan Webinar  ini akan terus berlanjut dengan tema yang lebih menarik sesuai perkembangan isu keperawatan.

Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Ketua STIKES MUHAMMADIYAH SIDRAP (drg. Bambang Roesmono, MM) dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan seminar keperawatan yang dilaksanakan oleh program studi pendidikan Ners  dan apresiasi juga diberikan kepada kedua Narasumber yang sangat hebat. Kaprodi Pendidikan Ners Ns. Sulkifli Nurdin, MM.Kes dalam sambutannya menyampaikan dasar pelaksanaan kegiatan ini yakni mengingat kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah yaitu New Normal yang membolehkan masyarakat khususnya di pedesaan untuk beraktivitas kembali, maka perlu dilakukan intervensi dari lini sector khususnya perawat komunitas dalam memberikan stimulus mengelola setiap aktivitas masyarakt dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan memberikan spirit kepada masyarakat untuk tetap bisa produktif dalam masa pandemi ini. Adapun tujuan dalam pelaksanaan webinar 6 Seminar Keperawatan Prodi Pendidikan Ners agar dapat meningkatkan pengetahuan penanganan, pencegahan dan solusi hidup sehat dengan penguatan spiritual di tengah pandemic Covid 19.

Bapak Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kes dalam materinya beliau  menyampaikan terkait Penguatan Keperawatan Komunitas Pedesaan pada Masa New Normal, dimana Peran Perawat Komunitas Dalam Era New Normal, yaitu Mengajarkan upaya-upaya peningkatan kesehatan (promosi kesehatan dan pencegahan penularan Covid-19), dengan cara: memperbaiki imunitas fisik, kesehatan jiwa, dan psikososial, seperti : makanan bergizi, minum yang cukup, olahraga teratur minimal 30 menit sehari, berjemur di pagi hari, dan istirahat yang cukup. Imunitas kesehatan jiwa dan psikososial dapat diperoleh dengan fisik yang rileks, mengatur emosi yang positif, membangun pikiran yang positif, perilaku yang positif, relasi yang positif, dan spiritual yang positif. peran dalam pencegahan Covid-19 dilakukan melalui edukasi tentang physical distancing, cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, dan lain-lain.  Dengan menitikberatkan pada 5 fungsi kesehatan keluarga.

Bapak Ns. Muhlis Katili, S.Kep. membahas tentang Penguatan Spritual Pada Masa New Normal, beliau menyampaikan bahwa kita harus menyakini bahwa segala yang terjadi atas kehendak oleh Allah Subhanahu Wata’ala, maka kita harus memantaskan diri ini untuk taat dalam beribadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Spiritualitas menjadikan semua ikhtiar sebagai warisan terbaik, Spritual menjadikan sesuatu menjadi sedemikian pentingnya untuk direalisasikan. Dengan Kekuatan Spritual melahirkan Ikhtiar terbaik, sikap tenang penuh kepasrahan, istiqomah dan tidak mudah menyerah.

Materi yang Sangat Luar biasa Dan Menarik Sekali yang disampaikan oleh kedua narasumber, Semoga dapat mencerahkan pengetahuan kita terkait Peran Perawat Komunitas Masyarakat Pedesaan dengan Penguatan Spritual pada Masa New Normal.